Buruh Carrefour Demo Chairul Tanjung

Para karyawan Carrefour berunjuk rasa depan rumah Presiden Komisaris Carrefour Indonesia

Ratusan pengunjuk rasa yang berasal dari gabungan aliansi serikat buruh atau serikat pekerja Carrefour Indonesia melakukan aksi di depan Kantor Pusat Carrefour Indonesia di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Aksi ini terkait beralih kepemilikan usaha secara penuh Carrefour Indonesia menjadi milik Chairul Tanjung (CT).

Para karyawan Carrefour berunjuk rasa depan rumah Presiden Komisaris Carrefour Indonesia

Para karyawan Carrefour berunjuk rasa depan rumah Presiden Komisaris Carrefour Indonesia

Dalam tuntutannya, pengunjuk rasa menginginkan dan mengajak perusahaan untuk dapat duduk bersama dengan serikat buruh atau serikat pekerja untuk membahas perihal hubungan Industrial, dan memperhatikan nasib pekerja ke depannya terkait peralihan kepemilikan PT Carrefour Indonesia yang baru.  ”Kita menolak PHK sepihak, menutut menghapuskan kontrak dan outsourcing, dan jalankan kebebasan berserikat serta perjanjian bersama buruh,” kata Imam, Ketua Umum SPCI, Rabu (19/12/2012).  Imam menuturkan, pada peralihan kepemilikan kali ini pihaknya berharap agar Chairul Tanjung selaku pemilik penuh saham Carrefour Indonesia lebih memperhatikan nasib buruh. Selain itu, pihaknya menginginkan kejelasan status karyawan karena rata-rata sebagian mereka sudah bekerja lama namun belum berstatus jelas. Imam juga mempertanyakan mengenai nasib puluhan karyawan Carrefour Cakung, Jakarta Timur yang di PHK sepihak. ”Ada 36 karyawan permanen di sana. 29 Orang sudah di PHK secara sepihak. Tujuh orang masih bertahan,” ujar Imam. Dia pun menyesalkan keputusan PHK yang diberikan secara sepihak tersebut dengan alasan toko merugi dan biaya sewa yang tinggi. Kalau pun demikian, lanjutnya, seharunya Carrefour mau mengalokasi puluhan orang tersebut pada gerai-gerai lain yang ada dilokasi lain.  ”Kan ada 44 gerai lainnya, kalau punya itikad baik seharusnya bisa dialokasikan ke semua gerai yang ada,” jelas Imam.  Dia berharap dengan peralihan kepemilikan baru agar nasib buruh akan lebih baik ke depan. Imam menyatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat sebanyak tiga kali terhadap Trans Ritelindonesia untuk membicarakan dan berembuk mengenai tuntutan mereka. Namun, menurutnya saat ini masih belum ditanggapi secara serius. ”Kita sudah mengirimkan beberapa surat, tetapi tidak ditanggapi dengan formal oleh perusahaan,” ungkapnya. aksi masih berlangsung hingga siang ini. Pengunjuk rasa berbaris memanjang di depan kantor Pusat Carrefour dan menutup separuh bahu jalan. Kendaraan yang melintas pun harus melambatkan laju kendaraan mereka melalui jalan yang sudah menyempit. Puluhan petugas kepolisian pun tampak berbaris berjaga di pagar depan kantor Pusat Carrefour.

 

( Sumber )

 

Share and Recommend to Your Friends

Share to Google Plus

Berita Bisnis Lainnya:

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>